Aturan Tepat Konsumsi Obat Antibiotik

Saat berobat ke dokter, sebaiknya anda menjadi pasien cerdas yang mencermati dan menanyakan setiap obat yang diberikan. Salah satu obat yang sering diresepkan adalah antibiotik. Padahal tidak semua penyakit memerlukan antibiotik. Maka dari itu anda perlu mengetahui Aturan Tepat Konsumsi Obat Antibiotik.

Aturan Tepat Konsumsi Obat Antibiotik

Aturan Tepat Konsumsi Obat Antibiotik | Dalam penanganan penyakit infeksi, pemberian antibiotik perlu diperhatikan dengan serius. Tidak semua penyakit infeksi memerlukan antibiotik. Ada aturan-aturan yang melingkupi konsumsi antibiotik.

Pemberian antibiotik dapat dibenarkan jika penyakit yang diderita disebabkan oleh infeksi bakteri. Pemberian antibiotik yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya resisitensi antibiotik yang akan mempersulit pengobatan infeksi serta meningkatkan risiko kesakitan dan kematian.

Simak aturan minum antibiotik yang tepat berikut ini :

  • Bekerja melawan bakteri bukan virus

Saat Anda hanya mengalami pilek tanpa disertai dengan gejala lainnya, Anda tidak perlu meminta dokter untuk memberikan antibiotik. Antibiotik bekerja untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, bukan virus. Sementara pilek, demam, dan sakit tenggorokan, merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Antibiotik tidak dapat bekerja untuk menyembuhkannya. Penyakit-penyakit yang dapat diatasi dengan antibiotik adalah radang tenggorokan, tuberkolosis, salmonella, sinusitis, dan meningitis. Jadi pastikan Anda mengonsumsi antibiotik hanya pada saat Anda menderita penyakit yang disebabkan oleh bakteri.

  • Habiskan!

Saat dokter meresepkan antibiotik, dokter pasti akan menyarankan Anda untuk menghabiskan antibiotik tersebut. Antibiotik memang harus dihabiskan agar bakteri tidak menjadi resisten atau kebal terhadap antibiotik tersebut. Resistensi antibiotik juga dapat terjadi ketika Anda mengonsumsi antibiotik yang tidak dibutuhkan.

Resistensi antibiotik dapat menyebabkan penyakit infeksi yang berulang. Setiap tahunnya ada 25 ribu orang yang meninggal akibat infeksi yang disebabkan oleh resistensi antibiotik.

  • Jangan berikan pada orang lain

Antibiotik yang berhasil menyembuhkan penyakit Anda, belum tentu dapat menyembuhkan orang lain. Jadi saat keluarga atau kerabat Anda jatuh sakit, sebaiknya Anda tidak langsung memberikan antibiotik yang pernah Anda konsumsi. Ajak mereka berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan obat yang cocok untuk dikonsumsi.

  • Akibat buruk antibiotik

Bukan hanya dapat menyebabkan resistensi, antibiotik yang dikonsumsi saat Anda tidak membutuhkannya juga dapat menyebabkan berbagai efek samping buruk. Di antaranya adalah reaksi alergi, sakit perut, diare, mual, hingga infeksi vagina.

  • Ikuti petunjuk penggunaan

Bacalah label antibiotik dengan baik dan ikuti petunjuk penggunaannya. Bila ada petunjuk waktu terbaik untuk mengonsumsinya, sebaiknya Anda mengikutinya. Jangan lupa untuk menginformasikan pada dokter bila Anda memiliki alergi pada obat atau Anda sedang menjalani pengobatan tertentu.

Baca Juga : Efek Samping Antibiotik Untuk Tubuh | Cara Mudah Turunkan Hormon Kortisol Akibat Stres

Itulah Aturan Tepat Konsumsi Obat Antibiotik. Dengan mengetahui aturannya bisa mengurangi timbulnya efek samping yang berbahaya. Semoga bermanfaat..

| Aturan Tepat Konsumsi Obat Antibiotik |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *