Dampak Buruk Akibat Kelebihan Protein Bagi Kesehatan

Kelebihan protein dalam makan akan sangat merugikan kesehatan. Untuk itu, simak apa saja Dampak Buruk Akibat Kelebihan Protein Bagi Kesehatan, dengan menyimak informasi yang akan kami uraikan dibawah ini.

Dampak Buruk Akibat Kelebihan Protein Bagi Kesehatan

Dampak Buruk Akibat Kelebihan Protein Bagi Kesehatan | Protein adalah nutrisi terpenting bagi tubuh yang berguna sebagai sumber energi, bekerja sebagai neurotransmiter dan pembawa oksigen dalam darah (hemoglobin). Kecukupan protein bagi tubuh (45-55 gram sehari) bisa kita penuhi dengan mengkonsumsi daging, ikan, telur, serangga (yang bisa dimakan), susu, biji dan kacang-kacangan, roduk kedelai, ekstrak jamur dan masih banyak lagi sumber protein lainnya.

Tak sedikit orang yang memilih memperbanyak asupan protein dan mengurangi lemak serta karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Pada dasarnya diet ini memang efektif menurunkan berat badan, tetapi tidak direkomendasikan dilakukan dalam jangka panjang.

Akibat Kelebihan Protein

Meski memiliki banyak manfaat untuk tubuh, namun bila dikonsumsi berlebihan, protein dapat berdampak buruk bagi tubuh Anda. Berikut ini beberapa hal yang akan terjadi bila Anda mengonsumsi protein secara berlebihan :

  • Suasana hati yang buruk

Tumpukan pekerjaan atau pertengkaran dengan pasangan mungkin akan merusak suasana hati Anda. Namun, konsumsi protein berlebih akan membuat suasana hati Anda semakin buruk. Saat mengonsumsi protein berlebihan, seseorang biasanya akan mengonsumsi karbohidrat lebih sedikit, sehingga otak tidak mendapatkan pasokan gula yang cukup. Sebab, protein akan diubah menjadi energi dalam waktu yang lebih lama daripada karbohidrat. Bila hal tersebut terjadi, maka kemampuan otak untuk menstimulasi hormon bahagia menjadi terhambat.

  • Sulit berpikir

Kekurangan gula di dalam otak, juga dapat membuat otak kesulitan untuk berpikir. Jadi saat Anda merasa sulit berpikir jernih, mungkin Anda tidak hanya sekadar butuh kopi, tetapi juga perlu mengonsumsi karbohidrat dan mengurangi asupan protein Anda yang berlebih.

  • Kelebihan berat badan

Salah satu tanda yang paling mudah dilihat dan dikenali adalah berat badan melonjak. Mendapat banyak asupan protein dengan jumlah besar dapat menjadi baik dan juga sebaliknya. Jika Anda ingin membentuk otot dan mendapatkan berat badan untuk melakukan itu, peningkatan asupan protein bisa membantu.

  • Masalah ginjal

Ginjal sebagaimana fungsinya yakni menyaring seluruh racun yang dihasilkan dari makanan.
Jika Anda banyak mengonsumsi makanan dalam satu jenis, artinya Anda secara tidak sadar memerintahkan ginjal Anda untuk bekerja lebih keras lagi untuk menyaring racun yang ada di dalamnya. Kita disarankan untuk mengonsumsi beragam jenis makanan.

  • Dehidrasi

Bila ginjal Anda menjalani proses pengelolaan racun, salah satu produk yang dilepaskan adalah nitrogen urea darah. Pada gilirannya, tubuh Anda harus menggunakan lebih banyak air untuk membersihkan zat berbahaya tersebut. Hal ini bisa menyebabkan dehidrasi serius jika asupan air minum kita kurang.

  • Kalsium tulang terkikis

Asam yang dilepaskan setiap kali Anda mengkonsumsi protein sulit dicerna tanpa kalsium.
Telah ditunjukkan dalam banyak penelitian bahwa orang-orang yang mengkonsumsi lebih banyak protein daripada yang dibutuhkan memiliki tulang lebih lemah.

  • Masalah jantung

Diet tinggi protein memang lebih disukai banyak orang karena menganggap mereka bisa bebas mengasup protein hewani. Namun, protein terutama yang berasal dari daging merah yang mengandung lemak jenuh merupakan musuh bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

  • Mengurangi ketosis

Ketosis adalah kondisi liver manusia memproduksi keton untuk digunakan sebagai bahan bakar atau energi yang digunakan seluruh tubuh terutama otak. Ketosis terjadi ketika tubuh tidak mendapat asupan karbohidrat (glukosa) sebagai sumber makanan untuk diproses menjadi energi.

Saat diet, biasanya orang akan mengurangi makanan sumber karbohidrat dan menggantinya dengan makanan sumber protein. Namun sebetulnya ini sangat merugikan. Sebenarnya lebih sehat jika kita mengasup karbohidrat kompleks dan lemak sehat.

  • Asam urat

Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein berbasis hewan dapat meningkatkan risiko terkena asam urat. Ini karena protein berbasis hewan memiliki kadar purin yang tinggi, yang menyebabkan kadar asam purin tinggi.

Aturan Mengkonsumsi Protein

Untuk meningkatkan massa otot dan meningkatkan kesehatan tulang diperlukan protein yang cukup. Namun, asupan protein dalam jumlah besar tidak berguna jika tubuh tidak mampu menyerapnya dengan baik. Berikut adalah kadar protein yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari :

  • Bayi : 10g
  • Anak – Anak : 52g
  • Remaja : 46-52g
  • Pria Dewasa : 56g
  • Wanita Dewasa : 46g
  • Ibu Hamil & Menyusui : 71g

Itu dia Dampak Buruk Akibat Kelebihan Protein Bagi Kesehatan. Terlalu banyak protein telah terbukti mempunyai efek samping yang berbahaya. Meskipun kelebihan protein menimbulkan dampak yang berbahaya, konsumsi protein merupakan suatu keharusa. Oleh sebab itu konsumsilah protein dalam jumlah yang tepat agar tetap sehat. Sekian dan semoga informasi diatas bermanfaat.

Baca Juga : Camilan Sehat Anti Gemuk Untuk Dikonsumsi Malam Hari Obat Herbal Penyakit Toxoplasma Yang Menyerang Mata

| Dampak Buruk Akibat Kelebihan Protein Bagi Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *