Makanan Untuk Bantu Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Suplemen atau tablet vitamin bisa menjadi solusi instan untuk memperkuat sistem imun tubuh, tapi ada cara lain yang lebih aman dan alami. Yaitu dengan mengkonsumsi Makanan Untuk Bantu Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh seperti yang akan kami uraikan dibawah ini.

Makanan Untuk Bantu Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Makanan Untuk Bantu Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh | Mengonsumsi makanan tertentu yang dapat meningkatkan imun tubuh adalah hal penting yang harus anda perhatikan, karena itu sangat efektif untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh anda.

Banyak penyakit yang keberadaannya dapat dihindari apabila sistem imun kita kuat. Sistem imun bekerja dengan melawan benda asing yang memasuki tubuh kita untuk menimbulkan kerusakan. Pembersihan radikal bebas dan regulasi hormon dapat dilakukan secara alami apabila sistem imun tubuh kita kuat.

Sebagai catatan, imunitas atau daya tahan tubuh manusia hanya bisa ditingkatkan secara alami. Berbicara tentang cara alami, hanya ada dua cara untuk meningkatkan imunitas, yaitu dengan latihan atau olahraga dan dengan mengonsumsi makanan yang dapat memperkuat imun atau daya tahan tubuh secara alami.

Nah, pada bahasan ini kami akan memfokuskan pada makanan apa saja yang dapat meningkatkan imunitas anda.

Mengonsumsi beberapa makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan merupakan cara yang sederhana namun efektif untuk tetap sehat dan jauh dari penyakit.

Makanan Untuk Meningkatkan Imun Tubuh

  • YOGHURT

Probiotik dalam yoghurt adalah bakteri sehat yang menjaga usus dan saluran pencernaan terbebas dari kuman penyebab penyakit.

Meskipun sudah tersedia dalam bentuk suplemen, sebuah penelitian dari University of Vienna di Austria menemukan bahwa 7 ons yoghurt tiap hari sama efektifnya dengan obat penguat kekebalan.

Dalam sebuah penelitian di Swedia terhadap 181 orang karyawan pabrik, mereka yang minum suplemen harian Lactobacillus reuteri (probiotik khusus yang berfungsi merangsang sel-sel darah putih) memiliki jumlah 33% hari sakit lebih sedikit daripada yang diberi plasebo.

Dosis optimal : Dua porsi 6 ons perhari.

  • GANDUM & BARLEY

Menurut laporan sebuah penelitian di Norwegia, biji-bijian ini mengandung beta-glucan, sejenis serat dengan kemampuan antimikroba dan antioksidan yang lebih kuat daripada echinacea.  Ketika hewan memakan senyawa ini, mereka cenderung lebih jarang terserang influenza, herpes, bahkan antraks. Pada manusia, manfaatnya dapat meningkatkan imunitas, memeprcepat penyembuhan luka, dan membantu antibiotik bekerja lebih baik.

Dosis optimal: Setidaknya satu dari tiga porsi harian biji-bijian.

  • BAWANG PUTIH

Bawang mengandung bahan aktif allicin yang ampuh melawan infeksi dan bakteri.  Peneliti Inggris memberi 146 orang plasebo atau ekstrak bawang putih selama 12 minggu. Hasilnya, peserta yang memakan bawang putih dua pertiga lebih kecil kemungkinannya terkena flu. Penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang mengunyah bawang putih lebih dari enam siung seminggu memiliki tingkat kanker kolorektal 30% lebih rendah dan tingkat kanker perut 50% lebih rendah.

Dosis optimal: Dua siung mentah sehari dan tambahkan bawang putih yang telah dilumatkan dalam masakan selama beberapa kali dalam seminggu.

  • IKAN

Selenium banyak terkandung dalam kerang, lobster, dan kepiting. Fungsinya membantu sel darah putih memproduksi protein sitokin yang membantu virus flu keluar dari tubuh.  Salmon, makarel, dan ikan haring kaya lemak omega-3 yang bergyuna mengurangi peradangan, meningkatkan aliran udara, serta melindungi paru-paru dari flu dan infeksi pernapasan.

Dosis optimal : Dua porsi seminggu (kecuali jika sedang atau berencana hamil).

  • SUP AYAM

Peneliti dari Universitas Nebraska menemukan bahwa mie ramen rasa ayam memblokir migrasi peradangan akibat sel darah putih.  Temuan ini penting karena gejala pilek merespon akumulasi sel-sel di saluran bronkial. Asam amino sistein dihasilkan dari ayam selama proses memasak. Bahan kimia ini menyerupai obat bronkitis acetylcysteine. Apabila ditambahkan rempah-rempah seperti bawang putih dan bawang merah, dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Dosis optimal : Satu mangkuk ketika merasa lelah.

  • TEH

Sebuah penelitian di Harvard menemukan bahwa orang yang minum 5 cangkir teh hitam sehari selama 2 minggu memiliki kemampuan melawan virus 10 kali lebih banyak dalam darahnya dibandingkan dengan orang lain yang minum minuman plasebo.  L-theanine, asam amino yang bertanggung jawab meningkatkan kekebalan tubuh, banyak berlimpah dalam teh hitam dan teh hijau baik.

Dosis optimal : Beberapa cangkir sehari.

  • DAGING SAPI

Kekurangan seng merupakan salah satu kekurangan gizi yang paling umum pada orang dewasa Amerika, terutama bagi vegetarian dan orang yang telah mengurangi porsi makan daging sapi, sumber utama mineral yang memperkuat kekebalan.

Kekurangan zinc dalam taraf ringan saja dapat meningkatkan risiko infeksi. Seng dalam makanan sangat penting untuk perkembangan sel-sel darah putih, sel-sel sistem kekebalan tubuh yang berfungsi mengenali dan menghancurkan bakteri, virus, dan berbagai macam substansi lainnya.

Dosis optimal: 3 ons daging sapi tanpa lemak menyediakan sekitar 30 persen dari Nilai Harian seng. Jika tidak suka daging sapi, dapat mencoba tiram, sereal, daging babi, unggas, yoghurt, atau susu.

  • KENTANG MANIS

Kentang manis berfungsi sebagai benteng lini pertama terhadap bakteri dan virus yang tak diinginkan.  Untuk tetap kuat dan sehat, kulit membutuhkan vitamin A. Vitamin A memainkan peran utama dalam produksi jaringan ikat, sebuah komponen kunci dari kulit.  Salah satu cara terbaik mendapatkan vitamin A dalam makanan adalah dari makanan yang mengandung beta-karoten (seperti kentang manis) yang diubah oleh tubuh menjadi vitamin A.

Dosis optimal : Satu porsi setengah cangkir yang hanya menyediakan 170 kalori tapi 40 persen nilai harian beta karoten. Makanan lain yang kaya akan beta-karoten: wortel, labu, labu kalengan, dan melon.

  • JAMUR

Selama berabad-abad, orang di seluruh dunia telah memanfaatkan jamur demi sistem kekebalan tubuh yang sehat. Penelitian menunjukkan bahwa jamur meningkatkan produksi dan aktivitas sel darah putih, membuatnya lebih agresif. Hal ini baik bila tubuh terkena infeksi.

Dosis optimal: shiitake, maitake, dan jamur reishi tampaknya paling besar manfaatnya untuk sistem kekebalan tubuh. Para ahli merekomendasikan setidaknya 1/4 ons hingga satu ons beberapa kali sehari.

Baca Juga : Bahaya Kesehatan Menjadi Seorang Perokok Pasif || Manfaat Selai Kacang Yang Tak Hanya Sebagai Teman Roti

Itulah Makanan Untuk Bantu Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh. Jaga kesehatan Anda dan tingkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan tersebut di atas sesuai dengan yang dibutuhkan.

| Makanan Untuk Bantu Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *