Mana Yang Lebih Efektif Bikin Langsing: Lari Atau Jalan Kaki ?

Lari dan jalan kaki merupakan dua jenis olahraga kardio yang populer. Keduanya juga termasuk olahraga yang mudah dan murah. Namun yang menjadi pertanyaan adalah Mana Yang Lebih Efektif Bikin Langsing: Lari Atau Jalan Kaki ? Simak penjelasannya dibawah ini.

Mana Yang Lebih Efektif Bikin Langsing: Lari Atau Jalan Kaki ?

Mana Yang Lebih Efektif Bikin Langsing: Lari Atau Jalan Kaki ? |  Lari atau jalan kaki? Mungkin inilah yang sering diperdebatkan oleh banyak pecinta olahraga kardio. Padahal keduanya merupakan cara yang baik untuk membuat anda tetap sehat dan bugar.

Lari dan jalan kaki merupakan olahraga kardio yang sangat baik. Keduanya dapat membantu menurunkan berat badan, memperbaiki kualitas tidur, meningkatkan mood, meningkatkan tingkat energi, menurunkan tekanan darah dan kolestrol, serta mengurangi risiko kanker, diabetes dan penyakit jantung. Namun, apakah benar bahwa salah satu dari olahraga tersebut lebih baik dari yang lainnya??

Plus Minus Olahraga Lari

Olahraga lari menguras energi 2,5 kali lipat dibandingkan berjalan. Makin banyak energi digunakan, maka kalori yang dibakar juga makin besar. Berolahraga lari bisa membanti kita menjaga indeks massa tubuh kita dan nafsu makan.

Tapi olahraga lari juga punya sisi negatifnya. Saat berat badanmu turun berkat lari, massa yang paling banyak berkurang adalah massa otot dan bukan lemak. Alasaanya karena otot kita lebih metobolis sehingga cenderung lebih banyak membakar kalroi dan bukan lemak.

“Kalau olahraga lari dilakukan secara berlebihan, maka produksi kortisol dalam tubuh akan meningkat. Hormon stres ini pun bisa meningkatkan nafsu makan kita. Akibatnya? Sudah bisa ditebak, kita bisa merasa terus lapar dan nafsu makan tidak terkontrol dengan baik. Kortisol meningkat, kemampuan tiroid untuk memproduksi hormon T4 juga terpengaruh, sehingga kita bisa kehilangan energi dan lemak tak bisa terbakar sempurna”

Plus Minus Olahraga Jalan Kaki

Jalan kaki bisa mengurangi risiko terkena hipertensi, kolestrol tinggi, diabetes dan penyakit kardiovaskular. Untuk menurunkan o,5 kg seminggu, kita perlu membakar 500 kali per hari. Atau jika tidak ada waktu khusus untuk olahraga jalan kaki, setidaknya habiskan waktu sekitar 1,5 jam perhari untuk kegiatan yang melibatkan jalan kaki.

Karena olahraga jalan kaki tidak membutuhkan energi sebanyak olahraga lari, ada baiknya kita melakukan jenis olahraga tambahan. Jika sudah punya target menurunkan berat badan, kita perlu usaha sebaik mungkin.

Jadi, Mana Yang Lebih Baik?

Dean Rhodes dari Bodyzone Fisioterapi mengatakan bahwa Anda perlu berjalan sebelum berlari. Berjalan membuat jauh lebih sedikit tekanan pada sendi dibandingkan dengan berlari, dan banyak orang menemukan bahwa berjalan lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan olahraga lainnya. Jika Anda memiliki riwayat cedera sendi tungkai bawah, maka Anda bisa mendapatkan manfaat lebih dari program jalan cepat daripada berlari. Jika Anda memiliki tujuan untuk menurunkan berat badan, maka jalan cepat dapat memberikan hasil yang mirip dengan jogging.

Berlari dengan gerakan yang cepat dapat membakar lebih banyak kalori. Dean juga berkata bahwa masing-masing individu memiliki cara yang berbeda dalam membangun tubuh. Berlari adalah pilihan olahraga untuk orang dengan struktur tulang yang baik dan dengan tubuh yang ringan. Sebaliknya, jika Anda memiliki tubuh yang berat, Anda mungkin lebih baik untuk jalan kaki atau latihan interval. Berlari akan membebani sendi sebanyak tiga kali lipat tubuh Anda dengan beban langkah tiga kali lipat dari berjalan, oleh karena itu sangat penting untuk melatih tubuh Anda untuk terbiasa dengan tekanan tersebut. Dan yang paling penting adalah menggunakan sepatu yang layak untuk berjalan atau berlari.

Baca Juga :

  1. Manfaat Menakjubkan Kolagen Selain Untuk Kesehatan Kulit
  2. Manfaat Luar Biasa Campuran Madu Dengan Kayu Manis

| Mana Yang Lebih Efektif Bikin Langsing: Lari Atau Jalan Kaki ? |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *